180px-Redazalea

AZALIA, NOVEL PERCINTAAN YANG FUTURISTIK

Novel Azalia. Karya pertamaku sebagai seorang penulis fiksi. Novel ini sudah aku tulis sejak 2009 dan rencananya akan rilis pertengahan tahun ini. Wuihh cukup lama juga rampungnya, mungkin karena ini novel pertama dan berulangkali dipasang bongkar. Apa aku terlalu perfeksionis? Wallahu alam, aku hanya ingin novel ini rilis dengan cerita yang sempurna.

Azalia bercerita tentang kisah cinta seorang gadis indo belanda yang hidup dikota fiktif, Kampung Banung. Sebuah kota dikaki gunung Tangkuban Perahu, dengan budaya campuran Sunda, Jepang dan Belanda. Kota ini dibangun ratusan tahun lalu oleh kolonial Belanda penguasa kebun teh wilayah Lembang dan Subang. Saat kemerdekaan Indonesia, banyak yang tidak tahu ada sebagian masyarakat Belanda dan Jepang yang tidak mau pergi dari Indonesia. Mereka tinggal dan berbaur dengan masyarakat pribumi disini, di Kampung Banung.

Novel ini mengambil setting waktu yang fiktif pula, yakni futuristik. Dimana sudah ada mobil terbang yang disebut motrex. Telepon portable yang disebut portphone, dimana teleponnya disimpan diperhiasan sesuai selera pengguna. Ada yang di cincin, kalung, anting, jam tangan, bahkan tindik. Dunia dimasa depan aku gambarkan tidak seperti film-film hollywood, yang gersang, tidak ada hutan hijau, penuh robot dan lain-lain. Aku menggambarkan dunia dimasa depan akan lebih cantik dari sekarang, karena semakin peduli dengan kealamian lingkungan. Hutan gedung pencakar langit akan terpadu cantik dengan hijaunya pohon-pohon dan hutan kota. Bahan bakar minyak bumi sudah dianggap kuno, berganti dengan bahan bakar air dan tenaga gravitasi.

Dengan setting waktu yang futuristik, dan setting tempat yang fiktif justru membuatku semakin liar dalam berimajinasi. Meskipun ceritanya sangat klasik, yakni tentang percintaan sepasang manusia. Kisah cinta sejati Azalia yang setia menunggu seseorang walapun berakhir tragis. Tidak hanya soal kisah cinta, novel ini mengangkat soal perjuangan hebat seorang Azalia melawan penyakit jantung bawaan. Perjuangan spiritual Azalia hingga akhirnya ia mendapat hidayah untuk berjilbab. Dan juga perjuangannya bertahan dalam sebuah bencana alam besar yang dialami Kampung Banung, diakhir cerita.

Seperti apa kisah cintanya? bagaimana karakter Azalia sebenarnya? Apa yang membuatnya berjilbab? Lalu bencana apa yang terjadi hingga kota ini hancur lebur bahkan terbelah menjadi dua? Tunggu saja novel ini hehehe…

14 thoughts on “AZALIA, NOVEL PERCINTAAN YANG FUTURISTIK

  1. kang aden, sdh terbitkah novelnya? kalo sdh ada, kabari ya bisa beli dmn…. online juga teu nananon….

  2. Subhanalloh, alur cerita yg sgt menarik dn sgera ingn mmbaca novel’a kang🙂 d tunggu rillis’a🙂

  3. assalamualaikum, jadi penasaran sama kisahnya, ditunggu louncingnya ya kang aden. mudah2an cepat rampung

  4. Subhanallah..keren banget! jadi ga sabar pengen liat novelnya. Saya jg lagi belajar buat novel tp ga seliar itu imajinasinya..ckckck.salut, selamat ya kang, semoga sukses terbit ya 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s