BUMBU RENDANG AROMA ANEH

Inilah salah satu kegilaan aku dan Evan (adik Eggie Edcoustic) yang terabadikan, ditengah ijab kobul sahabat kami dua tahun lalu. Evan adalah satu dari sekian makhluk gila yang mempengaruhiku dengan kegilaannya. Pengaruhnya sangat jelas setiap kali bertemu dengan dia. Evan dengan cara tertawanya yang meledak-ledak akan meresonansi siapapun disekitarnya untuk ikut tertawa, bahkan hanya sekedar menertawakan cara dia tertawa. Evan, dengan bahasa gaul yang dibuatnya sendiri, telah menggiring siapapun yang bergaul dengannya untuk mengikuti bahasa gaul bikinannya. Dia memang trendsetter untuk kata-kata baru. Itulah kenapa orang ini aku sebut makhluk gila.

Tumbuh dan besar bersama dilingkungan yang sama, telah merekatkan aku dengan lelaki berpostur ideal ini dalam ikatan sahabat. Meski terpaut perbedaan usia 6 tahun, toh tak membuat ada jarak diantara kami. Ia adalah sahabat sekaligus adik bagiku.

Kini ia menjadi pria dewasa yang menyenangkan. Bekerja disebuah perusahaan besar, dengan kemapanan hidupnya dibelantara ibukota Jakarta. Tapi semua tetap tak merubah sosok Evan yang aku kenal. Tetap tertawa meledak-ledak, tetap kreatif menciptakan kata-kata baru yang lucu.

Dalam satu episode kehidupannya, ia pasti takkan melupakan kejadian bumbu rendang, lima tahun silam. Ini berawal dari kunjunganku kerumahnya bersama anak angkatku Kia, yang baru berumur dua tahun. Lama aku ngobrol sambil mengajak main anakku dengan Eggie, kakak Evan, dan juga orangtua mereka. Tak lama setelah itu aku pergi, sesaat setelah Evan baru saja pulang kuliah.

Seperti biasa ia langsung makan di ruang tamu, tempat tadi kami bercengkrama.

“Ieu naun?” (ini apa?) tanyanya sambil mencolek semacam rendang yang tersisa dimeja.

“Wuekkkksssss”

kontan ia memuntahkan diri saat yakin bahwa ini pup manusia. Ia tergopoh-gopoh menuju dapur untuk membersihkan tangannya, sambil berteriak-teriak.

Tadi aku pulang karena Kia pup, aku gak tau ternyata masih ada sisa pup yang tertinggal diatas meja.

Ia benci sekali dengan yang namanya kotor. Maka dalam hidupnya ia bersumpah hanya sekali itu saja mencolek kotoran orang lain. Sembari dicium ke hidung dengan seksama.

5 thoughts on “BUMBU RENDANG AROMA ANEH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s