INGIN TIDUR TENANG

25th oct 2010,

Teringat lagi 10 tahun yang lalu. Sebelum aku tidur, hati dan pikiran selalu dalam kondisi tenang. Diatas dipan, ditemani satu bantal dan satu guling. Menatap langit-langit yang ternyata sebuah papan berjajar-jajar, menahan timbunan barang tak terpakai diatasnya.

Sambil tersenyum aku ingat kembali setiap peristiwa yang terjadi mulai dari bangun, pergi kuliah, ngajar les privat, rapat organisasi dll. Sampai akhirnya aku bisa terbaring dengan nyaman dikamar berukuran 1,5 x 2,5 meter.

Aku bersyukur menjadi seseorang sepertiku. Bersyukur bisa menempati kasur senyaman ini. Bersyukur dengan keluargaku. Bersyukur ditengah kehidupan yang serba sederhana.Ditutup dengan doa bismika Allahuma ahya wa amut.

Ya Allah, kalo dibandingkan dengan sekarang. Beda rasanya. Ternyata kuncinya ada di “Syukur”. Mungkin aku terlalu banyak menafikan kenikmatan yang jauh lebih besar dibanding 10 tahun yg lalu. Jarang bersyukur.

 

 

One thought on “INGIN TIDUR TENANG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s