MENULIS NOVEL

Menulis menulis menulis. Yap menulis. Menulis lagu, menulis di blog, menulis hmmm……. novel juga hehe.. Akhirnya, setelah bertahun tahun sebagai pembaca novel, aku beranikan diri menulis nonovelan.

Sebetulnya sejak SMP aku suka nulis. Nulis cerpen picisan. Pembaca setianya adalah teman beberapa bangku dikelas🙂

Semasa kuliah pun pernah bikin cerpen, dikirim ke satu majalah. Tapi dibalikin lagi haha.. ngga bagus intinya. Sesekali mencoba bikin novel, tapi ngga jadi jadi. Soalnya sudah terkumpul beberapa halaman, langsung didelete. Nulis lagi, delete lagi. Ya kapan jadinya kalo gitu.

Beruntung lepas kuliah aku kerja dibeberapa tempat, termasuk di Kabamedia. Perusahaan ini fokus berbisnis di dunia tulis menulis. Jadinya teknik menulisku semakin terasah. Kini aku tahu kenapa banyak orang frustasi menulis. Ternyata membuat sebuah tulisan itu ada tahapan-tahapannya. Nah orang cenderung menulis lalu mengedit langsung tulisannya. Kata pakar menulis itu tidak baik.

Yang betul adalah begini, hehe sok menggurui. Tahap pertama, free writing. Nulis bebas, sekehendakmu. Ngga peduli mau bagus atau kagak. Dan jangan pernah diedit langsung. Biarkan nulis mengalir begitu saja. Karena untuk tahapan mengedit itu nanti. Ada tempatnya.

Kalo sudah puas mengeluarkan semua yang ada dipikiran, baru masuk pada tahap mengedit. Memilah dan menempatkan tulisan kalimat per kalimat. Paragraf per paragraf. Bab per bab.

Nah itu ternyata sulit teman teman haha… teori kadang lebih mudah dibanding praktek. Buktinya, sekarang saat aku nulis novel terbaru, kedua tahapan itu kadang bercampur aduk. Udah nulis, terus diedit. Untungnya aku mulai enjoy menulis bebas. Jadi setahap demi setahap aku bisa melewati tahapan yang benar hehe..

Azalia. Novel ini sudah ada jauh belasan tahun lalu, tapi baru ada disini nih, di pikiran. Baru sekarang bisa dicurahkan dalam bentuk tulisan. Enak juga ya menulis itu. Kadang bisa menjadi terapi kalo lagi bete. Apalagi di Azalia aku bisa bebas mengeksplor ide ide gila penuh fantasi. Temanya drama percintaan, tapi setting nya di kota antah barantah.

10 thoughts on “MENULIS NOVEL

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s