MASALALU : JANGAN SELALU MEMANDANGNYA, CUKUP BERKACA SAJA

Aku pernah berhadapan dengan orang yang terkungkung oleh masalalunya sendiri. Kasian. Ia selalu merasa menderita, hidupnya penuh dengan kebencian. Masa depan seakan gelap, dan ia tak berani beranjak, barang selangkahpun. Cukup disana saja, dizona aman.

Ada juga tipe orang yang tak mau mengingat masalalunya. Ia kubur dalam-dalam. Bahkan tak jarang melupakan identitas aslinya. Seolah-olah dia makhluk yang baru lahir kembali.

Baiklah. Masalalu adalah lembaran sejarah hidup seseorang. Baik ataupun buruk. Senang maupun tak senang. Meski kita lupa, tapi rekamannya pasti ada diatas sana.

Aku pikir kita harus bijak menyikapi masalalu. Tinggal dimasalalu itu tidak baik. Melupakannya pun tidak dibenarkan. Sikap yang bijak adalah berkaca darinya.

Hidup itu seperti orang lagi nyetir mobil. Pandangan fokus kedepan, sekali-kali berkaca kebelakang.

5 thoughts on “MASALALU : JANGAN SELALU MEMANDANGNYA, CUKUP BERKACA SAJA

  1. makasih kak……
    tapi klw masa lalu yang terlalu pahit,sampai bikin down lagi saat di ingatkan
    gmn cara bijak menyikapinya?????🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s