MAHASISWA KESURUPAN

3524943620_7f9cf92bf2_bIrfan mendongeng lagi. Ketika dia jadi panitia ospek ITB jurusan geodesi dulu, ada kejadian seorang mahasiswa baru kesurupan. Saat itu ospek lagi diadakan di daerah gunung Tangkuban Perahu. Bukan sekali dua kali anak itu kerasukan jin. Tapi berkali-kali. Yang lain nggak kena, Cuma dia seorang yang kemasukan. Dan jin yang masuk itu itu juga.

Kemasukan pertama membuat sebagian panitia kelimpungan. Ada yang takut, ada juga yang nggak percaya. Satu kali, dua kali, tiga kali dan seterusnya, sepanjang ospek berjalan. Karena keseringan,  irfan dkk jadi  menguasai kondisi gejala awal dia bakal kerasukan, bagaimana reaksi saat sedang online dan seperti apa kondisi saat pemulihan.

Akhirnya saking kecapean ngurusin satu anak ini, mereka mengajak ngobrol si jin waktu sedang online. Menurut pengakuannya, ia adalah seorang anak kecil asal jakarta. Ia meninggal dalam kecelakaan pesawat yang jatuh disekitar pegunungan situ bersama ibunya. Rencananya anak itu mau ke Bandung untuk berenang. Makanya setiap kesurupan, mahasiswa ini selalu mengajak panitia untuk berenang dan mencari area yang banyak airnya.

Satu kali dia pulih dari kerasukannya. Gejala pulih biasanya badan dia melemas, seperti pingsan. Bangun lalu minta air minum. Dikasih lah botol air minum. Dan dalalm sekejap kilat botol itu dilempar kemuka salah seorang panitia, sampai2 mukanya rada benjol. Lalu dia bilang

“Kalian ketipu haha…” dia ngakak abis. Ternyata jin bisa ngerjain juga ya, mantap dah.

Nah pulih pulihnya itu pas malam hari mahasiswa tersebut diajak panitia ke tepi sungai. Saat itu dia dalam keadaan normal.

“Nanti kalo si anak itu muncul kamu bilang ya sama kita-kita” ujar panitia. Dia ngangguk.

Beberapa saat kemudian dia lalu bilang

“Kang kang, itu dia muncul diseberang sungai sana”

Biasanya kalo si anak itu muncul maka lambat laun jin itu mendekati dan masuk ketubuhnya.

“Kamu pelototin dia” perintah panitia

“Kamu teriak, bilang: aku nggak takut sama kamu”

“Aku nggak takut sama kamu!!!” teriaknya

Panitia terus memerintahnya untuk mengata-ngatai seseorang nun disebrang sungai sana, yang hanya terlihat oleh mahasiswa naas itu.

Beberapa saat kemudian panitia melihat reaksi dia, ternyata masih normal. Berhasil!! Dia nggak kerasukan lagi. Semua bersorak sorai. Salah satu panitia lalu bertanya

“Eh sekarang dia lagi ngapain disana?”

“Lagi nangis kang” jawabnya

Nah sejak malam itulah si mahasiwa tadi tak kesurupan lagi. Pinter juga tuh panitia. Nggak salah lah masuk ITB.

6 thoughts on “MAHASISWA KESURUPAN

  1. aih si encep…
    ini mah konsumsi pribadi.
    harusnya Geodesinya diganti “JURUSAN TERTENTU DI INSTITUT SESUATU”
    ITB juga diganti “SUATU KAMPUS DI TANAH BANDUNG”
    Biar ga menjurus begitu. Kasihan yang bersangkutan yang terkena cerita.
    Tapi tak mengapalah
    -Bukan pendongeng-

  2. wah..wah…keren idenya kang..nantang si Jin…hehhee…bilang kalo ga takut…hm…pasti bulan-bulan ini banyak sekali cerita di kampus tentang kusurupan..coz bulannya Ospek…hehheee

  3. Hebat jg kang irfan cs “cara menangani orang kesurupan”
    di pelototin za dh g mw msuk he..he..y iyalah cz jin’y kn anak kecil cba klo orang tua psti dblz ma pelototan jg mlah lbh parah hi….hi….hi… ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s